Adegan Ciuman Panas Wulan Guritno dan Ferry Salim, Ini tanggapan Mereka
![]() |
| bintang.com |
Adegan Ciuman Panas Wulan Guritno dan Ferry Salim - Wulan Guritno dan Ferry Salim bermain bersama dalam film Perfect Dream. Adegan dalam film tersebut, Wulan dan Ferry melakukan adegan ciuman mesra. Banyak tanggapan negatif terkait dengan adegan ciuman mesra yang dilakukan oleh kedua artis senior ini
Dalam film yang di garap oleh Hestu Saputra ini, Wulan berperan sebagai Lisa dan Ferry berperan sebagai Dibyo. Dibyo adalah pria yang sangat dikenal di dunia kriminal
Pasangan Lisa dan Dibyo melakukan ciuman mesra saat mereka habis menikah di gereja. Ciuman mereka mendapatkan kritikan negatif dari netizen
Saat di tanya apakah Wulan (Lisa) ketagihan dengan ciuman yang dia lakukan dengan Ferry (Dibyo), Wulan menanggapinya dengan santai
"Mau lagi atau enggak? Kalau aku sih enggak akan nerima sesuatu yang hanya untuk skandal dan sesuatu yang untuk promosi saja," kata Wulan Guritno di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (26/1/2017) seperti ditulis oleh liputan6.com
"Mau lagi atau enggak? Kalau aku sih enggak akan nerima sesuatu yang hanya untuk skandal dan sesuatu yang untuk promosi saja," sambung Wulan
Wulan menganggap apa yang dilakoninya dalam film (bermesraan samai berciuman) adalah bentuk profesionalisme kerja dan penjiwaan dalam adegan film. Dalam film Perfect Dream, Wulan berperan sebagai seorang istri yang memiliki cinta yang mendalam terhadap suaminya, Dibyo
\Sebelum menerima peran Lisa, Wulan sudah membaca scrip naskah dan mempertimbangkan untuk menerima atau tidak dengan film yang memiliki adegan romantis itu. Wulan sudah mempertimbangkan untuk melakukan adegan tersebut, dan yang ia lakukan adalah wujud profesionalisme tanpa ada tendensi perasaan atau skandal
Ferry Kesulitan Memerankan Dibyo Orang Surabaya
![]() |
| bintang.com |
Dalam film, kesusahan yang paling berat buat Ferry adalah berbicara dengan logat Suroboyoan. Dirinya samapai berguru kepada para krew dan sahabat – sahabatnya yang bisa bicara medok – medok dihubungi Ferry
"Kan harus jadi orang Suroboyo-an, jadi saya belajar dari crew-crew film, terus cari guru sendiri, temen-temen saya yang ngomong bahasa Jawanya medok-medok saya teleponin semua," Ucap Ferry seperti ditulis di laman bintang.com
Selain itu, ayah dari Brandon Salim ini merasa susah juga untuk memerankan Action dalam adegan – adegannya. Ferry memerankan sebagai Dibyo, seorang urban yang hidup didunia mafia.
Menyikapi adegan ciuman mesra antara dirinya ndengan Wulan Guritno, Ferry menganggap itu adalah bentuk profesionalitas dirinya sebagai seorang artis
Wulan Belajar Kebhinekaan dalam Perfect Dream
![]() |
| kompas.com |
Berperan sebagai Lisa dalam Perfect Dream, dirinya merasa mendapatkan pelajaran yang besar tentang Kebhinekaan. Lisa adalah orang beragama kristen, dan dalam film tersebut banyak konflik kesalah pahaman yang terjadi karena perbedaan – perbedaan
“Ya aku langsung terima, itu challenge juga buat aku, di sini aku berperan juga beragama Kristen, aslinya akukan muslim. Maksudnya kebhinekaan yang diangkat di film ini menarik buat aku, karena banyak sekali permusuhan yang terjadi karena kesalahpahaman," kata Wulan, di Jakarta, seperti yang disiarkan salah satu stasiun televisi nasional Jumat (27/1/2017) seperti ditulis di laman netralnews.com
Namun, latar belakang kedua orang tua Wulan yang berbeda agama (ayahnya muslim, ibunya kristen) membuat wulan lebih bisa untuk menjiwai dalam adegan film tersebut
Meski adegan mesra sampai ciuman yang dilakukan oleh Wulan dan Ferry mendapatkan pandangan negatif, namun Wulan tidak mengambil pusing dengan koment – koment yang ada. Profesionalitas dirinya sebagai seorang artis lebih penting
loading...


