Kronologi Pengeroyokan Widodo, Kader PDIP yang diduga Dikeroyok Anggota FPI
![]() |
| Widodo, Korban pengeroyokan yang terjadi pada jum'at malam via liputan6.com |
Jakarta - Seorang kader anggota PDIP bernama Widodo melaporkan kepada kepolisian terkait insiden pengeroyokan terhadap dirinya pada jum'at malam (06/01/2106). Widodo dikeroyok sekawanan orang yang diduga anggota ormas FPI
Kejadian bermula ketika widodo sedang mengawal calon Wakil Bupati nomor urut dua, Djarot Saeful Hidayat untuk blusukan kampanye pada hari jum'at siang (06/01/2017). Pada saat kampanye di sebuah tempat ada yang meneriaki 'haram' kemudian Widodo menimpali 'tidak haram' kepada orang tadi
Sepulang mengawal kampanye, Widodo mampir ke sebuah warung kopi dekat rumahnya untuk ngopi sembari telfonan dengan teman kenalannya. Widodo berada di warung sekitar pukul 22.15 WIB
Saat itulah ada sekelompok orang yang mendatanginya. Diduga sekelompok orang tersebut adalah anggota FPI yang bilang haram ketika siang hari waktu Widodo mengawal kampanye blusukan Djarot
Saat bertemu dengan sekelompok orang tersebut, terjadilah adu mulut lanjutan antara Widodo dengan sejumlah orang asing itu terkait masalah haram atau tidak memilih calon pemimpin nonmuslim. Adu mulut semakin memanas, sampai ada seseorang dalam sekelompok orang itu yang bilang 'hajar aja'. Ahirnya baku hantampun tak terekalan lagi
Widodo yang seorang diri ahirnya kalah karena di keroyok oleh sejumlah orang tak dikenal itu. Matanya sampai mengeluarkan darah sehingga Widodo tidak jelas dalam memandang orang yang sedang mengeroyoknya itu
Warga yang melihat Widodo sedang dikeroyok tak ada yang menolongnya. Bahkan dirinya harus pulang sempoyongan seorang diri kerumahnya. Jarak lokasi pengeroyokan dengan rumah Widodo sekitar 200 meter
DPP FPI DKI Jakarta menepis tuduhan pengeroyokan yang dilakukan anggotanya
![]() |
| Novel Chaidir Hasan Bamukmin via suara.com |
Sekjen DPP FPI DKI Jakarta Novel Chaidir Hasan Bamukmin menepis tuduhan tersebut saat di konformasi, seperti yang ditulis liputan6.com (07/01/2017). Menurut dia, malahan Widodolah yang menjadi dalang provokator atas kejadian perkelahian yang terjadi jum'at malam
"Itu satu lawan satu mas. Kalah lawan FPI malah mengaku dikeroyok. Justru Widodo provokatornya," ujar Novel kepada Liputan6.com
DPP FPI DKI Jakarta itu menyampaikan bahwa laporan Widodo telah memutarbalikan fakta yang ada. Kejadian sebenarnya adalah ketika anggota FPI sedang duduk - duduk malah mereka (rombongan kampanye Djarot) meledek dengan berpura - pura menyapa
Saat malam tiba, Widodo dan orang anggota FPI berpapasan, saat itulah adu mulut kembali terjadi hingga terjadi duel. Namun duel terjadi satu lawan satu, bukan keroyokan
"Maka duel satu lawan satu yang ditonton warga, enggak ada orang FPI satu pun. Widodo jatuh, tidak ditolong warga, akhirnya lari dan melapor, bilangnya malah dikeroyok," ucap Novel
Kasus pelaporan atas pengeroyokan terhadap Widodo, Ketua Ranting PDIP ditangani oleh pihak kepolisian Jakarta Barat
Pelaku Pengeroyokan terhadap Widodo menyerahkan diri
Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono mengungkapan bahwa salah satu pelaku pengeroyokan terhadap Widodo sudah menyerahkan diri ke Polsek Tanjung Duren
Pelaku menyerahkan diri pada pukul 02.45 WIB pada hari minggu (08/01/2017). Pelaku pengeroyokan terhadap Widodo diketahui bernama Irfan. Sampai berita ini diturunkan, baru ada satu orang yang menerahkan iri dalam kasus yang membuat Widodo babak belur dan dirawat di rumah sakit
Mengenai latar belakang Irfan apakah termasuk anggota ormas FPI atau bukan, polisi masih melakukan penyelidikan intensif
"Tadi baru satu yang datang si Irfan pagi tadi sudah menyerahkan diri," ucap Argo
loading...

