Nusron Wahid : Masalah Ahok dengan Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Nusron Wahid : Masalah Ahok dengan Ma'ruf Amin Sudah Selesai

Nusron Wahid : Masalah Ahok dengan Ma'ruf Amin Sudah Selesai - Kasus penistaan agama dengan tersangka Gubernur DKI Jakarta non aktif Basuki Thaja Purnama alias Ahok seperti bola liar yang membuat masalah semakin ruwet. Kali ini adalah masalah antara Ahok dengan Ma’ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI). Namun, Nusron Wahid mengangap masalah tersebut sudah selesai

Nusron, salah seorang ketua Pengurus Besar Nahlhatul Ulama (PBNU) mengatakan bahwa permasalahan antara Amin Ma’ruf sudah dianggap selesai. Selesainya perkara karena ada pihak yang meminta maaf dan pihak lainnya memaafkan. Hal tersebut menjadikan masalah antara Ahok dan Ma’ruf Amin bisa di anggap selesai

"Pak Ahok udah minta maaf, KH Ma'ruf Amin sudah maafkan. Antara yang bermasalah sudah memaafkan. Ya alhamdullilah masalah sudah selesai," ucap Nusron di Gedung KPK, Jakarta, Jumat 3 Januari 2017 seperti dilangsir oleh liputan6.com

Setelah selesainya masalah antara Ma’ruf Amin dan Ahok, yang paling penting selanjutnya adalah saling menjaga keharmonisan sehingga tidak menyebabkan berbagai pihak saling berkonflik. Selain masalah yang dianggap selesai, Nusron juga menambahkan agar dikemudian hari letupan tidak terjadi, pasalnya keduanya sudah saling memaafkan

"Kita berusaha meyakinkan orang supaya letupannya enggak berarti. Karena apa yang mau diletupin, sudah selesai ini," sambung Nusron

Masalah antara Ahok dan Ma’ruf Amin bermula ketika Ketua MUI tersebut di undang ke pengadilan sebagai saksi ahli dalam persidangan ke delapan kasus penistaan agama dengan tersangka Ahok. Pada sidang tersebut, Ahok dianggap memojokan Ma’ruf Amin dalam persidangan

Selain itu, dalam persidagan ke depalan itu membuat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) beraksi, pasalnya penasihat hukum Ahok menilai bahwa dirinya memiliki rekaman antara SBY dengan Ma’ruf Amin dalam pemutusan fatwa penistaan Agama oleh MUI

Setelah sidang usai, Ketua Umum Partai Demokrat tersebut langsung memberikan keterangan persnya. SBY merasa khawatir bahwa teleponnya telah disadap. Dirinya menginginkan adanya pengusustan terkait kemungkinan penyadapan terhadap dirinya. SBY meminta kepada polisi dan Presiden Jokowi untuk mengusut sampai tuntas

Dalam sidang kedelapan, saat Ma’ruf Amin menjadi saksi ahli,  Humprey Djemaat mencerca kesaksian Ma’ruf Amin dengan klaim bahwa pihaknya memiliki bukti tentang kedatangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni ke PBNU. Selain itu, Salah satu pengacara Ahok ini juga mempertanyakan tentang SBY yang meminta MUI mengeluarkan fatwa tentang tindakan penistaan agama yang dilakukan Ahok
loading...